Terkadang kita merasa takut untuk memulai sesuatu, atau ragu. Ah, hal yang biasa status galau emang lagi tren kan, apalagi di internet lebih spesifiknya di twitter. Disana (linimasa) saya sering banget nemuin twit-twit galau.
Kembali pada keraguan, lantas bagaimana kita menghilangkan keraguan dan ketakutan untuk memulai? Jawabnya cuma satu, BERSEGERAlah untuk memulai.
Tapi lain kasusnya ketika keraguan itu menghampiri kita justru ketika kita dihadapkan pada banyak pilihan (nah lo, galau lagi nih,,,,). Memang tidak mudah untuk mengambil suatu keputusan (Buat yang pernah dihadapkan pada pilihan-pilihan sulit, pasti tahu lah bagaimana rasanya?). Apalagi keputusan yang berkaitan dengan masa depan kita.
Sulit untuk memutuskan afalah ketika kita dihadapkan pada pilihan yang kesemuanya baik. Jika seperti ini kasusnya, maka kesemuanya kembali pada diri kita yang alan menjalani, dan biasanya kepribadian kita juga turut andil dalam pengambilan keputusan.
Seorang yang lebih suka 'cari aman' cenderung memilih segala sesuatu yang sudah nampak. Maksudnya begini, orang-orang tipe ini akan merasa nyaman mengambil pilihan seperti kebanyakan orang, tidak mau ambil resiko. Dalam pekerjaan, orang-orang ini memilih yang sedikit tapi pasti dsripada menghadapi tantangan untuk mendapat yang lebih.
Kebalikan dari tope ini adalah orang-orang yang menyukai tantangan. Orang-orang ini cenderung menyukai ha-hal baru yang mungkin tidak pernah merrka tahu sebelumnya. Ketika dihadapkan pada pilihan, seorang yang menyukai tantangan justru memilih yang tidak pasti daripada mengambil pilihan yang biasa.
Kalau selalu saja bingung dan ragu ketika dihadapkan pada pilihan-pilihan yang sulit, maka tanyakanlah pada sang Pencipta. Bagi orang muslim, ketika dihadapkan pada pilihan yang sulit maka di sunahkan untuk ber Istikharah.
Demikian :)
Dari sepasang bola mata, Mencoba tuk merangkai kata-kata yang tercecer berserakan dalam ruang imaginasi menjadi kalimat-kalimat yang berarti, dan dapat memberi makna dalam kehidupan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi Inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi Inspirasi. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 17 Desember 2011
Sabtu, 17 Juli 2010
Aku ingin berarti
Pada sepotong malam yang sunyi Aku bernyanyi dalam hati
Mendendangkan sebuah lagu Lagu kehidupan yang tak bertepi
Namun ia tidak abadi Karena hidup pasti akan mati
Namun aku ingin berarti Mengabdi pada Sang Pencipta
Berbagi dengan sesama Memberi arti pada dunia
Menanam makna pada manusia Menata indah pada alam fana
Sebelum akhirnya mati Menghadap Ilahi Rabbi
Selasa, 13 Juli 2010
Hadiah dari Langit
Jibril AS datang kepada Rasulullah SAW di suatu malam, dan membawanya. Kemudian dada Nabi dibedah, dan dibersihkan hatinya (dengan air zam-zam). Kemudian hati Nabi SAW diisi dengan 3 perkara, yakni Hikmah, Iman, dan Ilmu.
Kemudian keduanya (Malaikat Jibril AS & Nabi Muhammad SAW) mengalami peristiwa isra', yaitu melakukan satu perjalanan (diperjalankan *QS.17:1*) dari Masjidil Harom di Mekah ke Masjidil Aqso (Baitul Maqdis) di Palestina, dengan "mengendarai" buraq, yaitu "binatang" (dari surga) berwarna putih yang langkahnya sejauh pandangan mata. Setibanya di Baitul Maqdis, Rasulullah SAW Sholat dua raka'at. Kemudian Jibril AS membawakan dua gelas minumah untuk Rasulullah SAW. Yang satu gelas berisi khamr (minuman keras) sedang yang lainnya berisi susu. Rasulullah SAW memilih susu, dan berkata malaikat Jibril AS "Ya Muhammad, engkau dalam kesucian, sekiranya engkau memilih khamr, niscaya sesatlah umatmu".
Dengan buraq itu (pula) Rasulullah di perjalankan (mi'raj) melintasi tujuh langit dan dilanjutkan ke sidratul muntaha. Sidratul muntaha secara harfiah berarti ‘tumbuhan sidrah yang tak terlampaui ’, suatu perlambang batas yang tak seorang manusia atau makhluk lainnya bisamengetahui lebih jauh lagi.
Hanya Allah yang tahu hal-hal yang lebih jauh dari batas itu. Sedikit sekali penjelasan dalam Al-Qur ’an dan hadits yang menerangkan apa, di mana, dan bagaimana sidratul muntaha itu.
Dalam perjalanan (mi'raj) itu, Rasulullah SAW "menjumpai" para Nabi terdahulu, Di
langit pertama Rasulullah SAW menjumpai Nabi Adam AS yang dikanannya berjejer
para ruh ahli surga dan di kirinya para ruh ahli neraka.
Perjalanan diteruskan ke langit ke dua sampai ke Tujuh. Di langit ke dua dijumpainya Nabi Isa AS dan Nabi Yahya AS. Di langit ke tiga ada Nabi Yusuf AS. Nabi Idris AS dijumpai di langit ke empat.
Lalu Rasulullah SAW bertemu dengan Nabi Harun AS di langit ke lima, Nabi Musa AS di langit ke enam, dan Nabi Ibrahim AS di langit ke tujuh. Di langit ke tujuh dilihatnya baitul Ma ’mur, tempat 70.000 malaikat salat tiap harinya, setiap malaikat hanya sekali memasukinya dan tak akan pernah masuk lagi.
Kemudin setelah melui tujuh langit, dari Sidratul Muntaha didengarnya kalam-kalam (‘pena’), dari sidratul muntaha dilihatnya pula empat sungai, dua sungai non-fisik (bathin) di surga, dua sungai fisik (dhahir) di dunia: sungai Efrat dan
sungai Nil. Lalu Jibril membawa tiga gelas berisi khamr, susu, dan madu, dipilihnya susu. Jibril pun berkomentar, "Itulah (perlambang) fitrah (kesucian) engkau dan
ummat engkau".
Puncak peristiwa itu adalah di terimanya perintah sholat yang pada akhirnya 5 waktu dalam sehari semalam. Inilah "Hadiah" yang di terima Rasulullah SAW untuk umat Islam seluruh Alam. Kedudukan Sholat ini sangat tinggi dan istimewa dalam islam, karna perintah sholat ini diterima oleh Rasulullah SAW langsung dari sang Khaliq, tanpa melalui perantara (Jibril AS). Dalam sebuah hadist dijelaskan bahwa "sholat adalah tiang agama". Sholat secara bahasa berarti do'a. Sedang menurut syariatnya sholat adalah satu ibadah yang diawali dengan takbiratul ikhram dan di akhiri dengan salam. Sholat adalah penentu, "Apabila baik sholatnya, maka baiklah seluruh amal perbuatannya, apabila rusak sholatnya maka buruk amalnya". Selain sebagai tiang agama, sholat juga mengandung Hikmah yang sangat luas, salahsatunya adalah seperti di jelaskan dalam Al-Quran: "Dan dirikanlah sholat, Sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan keji dan munkar"(Q.S Al-Ankabut:45). Maka sudah menjadi kewajiban kita umat islam untuk menjaga (melaksanakan) hadiah terindah dari langit ini (baca: sholat).
Selain hikmah dari sisi kejiwaan yang begitu luas. Dari sisi jasmaniah, sholat juga memberi manfaat ya begitu besar. Jika kita kaji tentang sholat sesungguhnya sangatlah luas, namun pengetahuan saya hanya mampu memaparkannya sangat sedikit sekali. Kembali kepada manfaat sholat, dalam mengerjakan sholat terdapat syarat, Rukun dan sunat. Disini kita ambil contoh satu dari 17 rukun sholat, yaitu sholat mewajibkan pelakunya dalam keadaan bersih (suci) baik badan, pakaian, dan tempat. Sedangkan sholat lima waktu dalam sehari semalam, artinya kebersihan diri kita akan selalu terjaga yang berarti adalah kesehatan yang terjamin. Selain badan, pakaian, dan tempat. Pelaku sholat juga harus suci dari hadast (kecil/besar), untuk mensucikan diri dari hadast(kecil) adalah dengan berwudhu, bayangkan setiap sholat kita berwudhu, membasuh muka kita tangan kaki yang berari kita selalu bersih.
Selain hikmah yang terkandung dalam ibadah sholat, Saya sering mendengar banyak fakta positif secara lahiriah tentang sholat dar hal-hal yang berhubungan dengan sholat. Namun saya perlu mencari lagi supaya bisa berbagi dengan sahabat semu. Atu mungkin para sahabat lebih tau banyak tentang sholat? Yuk berbagi...
Yuk sholat.
Sumber Gambar: lifeisnotavacation.blogspot.com
Labels:
Agama,
Baitul Maqdis,
Isra' Mi'raj,
Makkah,
Masjidil Aqso,
Masjidil Haram,
Motivasi Inspirasi,
Palestina,
Sejarah Sholat,
Sholat,
Sidratul Muntaha
Minggu, 11 Juli 2010
Ketika langit dan bumi berseteru
"Maha suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada satu malam, dari Masjidil Harom (Makkah) ke Masjidil Aqso (Jerusalem) yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat."
(Q.S:Al-Israa':1)
Adalah Muhammad Rasulullah yang telah di perjalankan oleh Allah SWT pada malam 27 rajab, yang perjalanan itu sama-sama kita ketahui bernama isra' mi'roj. Mengapa harus ada peristiwa ini (Isro' wal Mi'roj)?, Ini adalah merupakan tanda kebesaran-Nya bagi orang-orang yang beriman. Didalam kitab A ’rojiyyah disebutkan sebab Rosulullah SAW di mi ’rojkan oleh Allah SWT adalah bahwa bumi menyombongkan dirinya kepada langit dengan mengatakan "aku lebih baik
daripada kamu karena Allah SWT menghiasi aku dengan kota-kota, lautan, sungai-
sungai, pohon-pohon,gunung-gunung dan lainnya".
"aku lebih baik daripada kamu bumi karena ada padaku matahari, bulan, bintang,
tata surya, arasy, kursi, syurga". Jawab langit.
Bumi berkata "padaku ada Baitullah yang selalu diziarahi dan tempat
bertawafnya para Anbiya’ dan Mursalin dan Auliya’ dan seluruh kaum mukminin".
Maka langitpun berkata kepada bumi "padaku ada Baitul Ma’mur tempat seluruh malaikat tawaf, dan di syurga adalah tempat arwah para Anbiya’ dan Mursalin, dan arwah Auliya’ dan Sholihin".
"padaku ada penghulu segala Mursalin dan penutup segala Anbiya ’, kekasih Tuhan
sekalian ‘Alam, seutama-utama makhluq dan atasnya sesempurna-sempurna kehormatan tinggal dipunggungku dan mensyi’arkan syari’atnya atasku" kata bumi.
Langitpun menjadi lemah dan tidak bisa menjawab lagi, manakala mendengar perkataan bumi.
Lalu langit berdo ’a kepada Allah SWT "Ilahi Engkaulah yang mengabulkan do’a hambamu yang lemah sesungguhnya aku lemah daripada menjawab perkataan bumi, maka aku
memohon kepadamu agar Engkau mengangkat Muhammad ke atasku agar aku bisa muliakannya
sebagaimana bumi telah memuliakannya dengan keindahannya".
Maka Allah SWT mengabulkan do’a langit itu dan memerintahkan Malaikat Jibril AS pada malam ke 27 rajab dan menyuruh Izro’il AS agar tidak mencabut nyawa pada malam ini.
Maka Jibril bertanya kepada Allah SWT "apakah ini hari Kiamat?"
Allah menjawab "bukan Jibril, sekarang pergilah ke syurga dan ambillah Buroq dan pergilah kepada kekasihku Muhammad".
Lalu Jibril pergi ke syurga dan melihat didalam syurga itu terdapat 40.000 buroq sedang makan di kebun syurga dan dikening mereka terdapat nama Muhammad dan diantara 40.000 buroq itu terdapat satu buroq yang tertunduk kepalanya dan
menangis serta air matanya keluar bercucuran. Lalu Jibril bertanya kepada Buroq
tersebut "ada apakah gerangan yang membuatmu menangis hai buroq?"
"Wahai Jibril sesungguhnya aku mendengar nama Muhammad semenjak 40.000 tahun, maka selama itu aku telah mencintai orang yang memiliki nama tersebut dan
aku sangat merindukannya sampai aku tidak makan dan tidak minum karena aku
telah terbakar dengan api kerinduanku kepadanya", jawab san buroq.
Maka Jibril berkata "aku akan mempertemukanmu dengan yang kamu rindukan".
kemudian menjadi gembiralah buroq tersebut dan langsung pergi bersama
Jibril untuk bertemu kepada Nabi Muhammad SAW sampai akhir kisah.
=============================
Sumber Gambar: terlalumanis4.blogspot.com
Langganan:
Postingan (Atom)
