Dari sepasang bola mata, Mencoba tuk merangkai kata-kata yang tercecer berserakan dalam ruang imaginasi menjadi kalimat-kalimat yang berarti, dan dapat memberi makna dalam kehidupan
Minggu, 11 Desember 2011
Future
Orang yang akan hidup di masa depan bukanlah orang yang tahu segalanya hari ini, tapi hanya mereka yang mau belajarlah yang memiliki masa depan digenggaman tangannya.
Sabtu, 10 Desember 2011
Move On
Jika sesuatu yang negatif semakin besar dan kau lelah untuk melawan, Maka alihkanlah energi positifmu untuk melakukan hal-hal lain yang bermanfa'at dan membangun.
Jumat, 09 Desember 2011
Waktu
Kita semua punya waktu yang sama, Yang Berbeda adalah bagaimana kita memanfa'atkan waktu yang kita punya.
Kamis, 08 Desember 2011
Rabu, 07 Desember 2011
Jangan Takut

Langit semakin gelap, yang ada hanya hitam. Sekali cahaya muncul di hitamnya awan yang menyelimuti langit, cahaya itu membentuk garis-garis tak beraturan dan diiringi suara menggelegar memecah kesunyian.
'Ibu,,,, aku takuuut,,,,' kera kecil itu memeluk induknya erat-erat.
'Tenanglah sayang, itu adalah petir dan adanya dilangit. Petir itu jauuuh sekali dari kita. Coba bukalah matamu, suara itu hadir bersama cahaya yang indah nak'
[...]
sumber gambar: soviabachri.blogdetik.com
Sabtu, 03 Desember 2011
Lorong Waktu

[...]
'Aku tak mengerti dengan peralatan yang kau miliki, bagaimana bisa kau menyimpan istana ini kedalam sebuah kotak kecil?, sedang istanaku sendiri masih ada?'.
'Ma'af yang mulia, peramgkat ini adalah kamera, yang bisa mengambil gambar dari segala sesuatu, yang nampak dalam perangkat ini hanyalah gambar yang mulia'.
'Siapa sebenarnya kau ini?, aku tidak dapat mempercayai ini, kau bisa memasukkan apapun kedalam kotak kecil hanya dengan kilat?'
'Saya datang dari masa depan yang mulia,
[...]
sumber gambar: justfactsandnews.blogspot.com
Jumat, 02 Desember 2011
Ksatria

Suara hentakan kuda putih yang tinggi dan gagah, tunggangan seorang pangeran tampan terhenti sesaat. Dalam sekejap, sang pangeran sudah berdiri tegak di depan kudanya mengarahkan busurnya pada sasaran dihadapannya dan menarik anak panah yang terselip perlahan.
'Lepaskan dia' Sang pangeran bukannya melepaskan anak panahnya, tapi malah berseru pada sasarannya. Sang pangeran menyadari, menyerang dari belakang bukanlah sifat seorang ksatria.
'Hhhhrrrrr,,,,,,,' Terkejut dengan seruan sang pangeran, Harimau yang ada di hafapan sang pangeran melepaskan mangsanya. Menatap tajam pada sang pangeran yang urung melepaskan anal panahnya.
Harimau itu merasa marah karena mangsanya telah lepas, sekali lagi ia meraung, berlari menghampiri pangeran, dan segera menerkamnya,,,,,
[continued,,,]
sumber gambar: kazwini13.wordpress.com
Langganan:
Postingan (Atom)




